Latar belakang
Sebagian besar masalah pengobatan di rumah tidak dramatis. Umumnya berupa dosis yang terlewat, dosis ganda, atau obat yang tetap tersimpan lama setelah dihentikan. Menyimpan daftar yang akurat, menaruh obat pada tempat yang tepat, dan membuang yang tidak lagi diperlukan menghilangkan sebagian besar risiko tersebut, sekaligus membuat setiap konsultasi berikutnya lebih akurat.
Poin utama
- Satu daftar obat yang akurat dan terkini mencegah sebagian besar kesalahan yang dapat dihindari.
- Kondisi penyimpanan dan tanggal kedaluwarsa sama-sama penting.
- Jangan pernah berbagi obat resep, sekalipun gejalanya mirip.
Hal yang perlu diperhatikan
- Obat yang tetap disimpan setelah pengobatan dihentikan
- Penyimpanan di tempat panas atau lembap seperti kamar mandi
- Tablet dipindahkan dari kemasan berlabelnya
- Suplemen dan produk herbal tidak dicantumkan dalam daftar
- Obat berada dalam jangkauan anak
Sekilas
Penerapan sehari-hari
Cantumkan suplemen dan produk yang dibeli tanpa resep; interaksi obat tidak membedakan asal produk.
Kamar mandi dan dapur adalah dua tempat yang paling sering membuat obat rusak.
Label memuat dosis, tanggal kedaluwarsa, dan nomor bets, yang semuanya hilang saat obat dipindah ke kotak.
Peninjauan obat bekerja berdasarkan apa yang benar-benar Anda konsumsi, bukan apa yang tercatat diresepkan.
Apotek menerima obat yang tidak terpakai; tempat sampah rumah tangga dan saluran air bukan cara pembuangan yang aman.
Ringkasan bukti
Panduan keamanan pengobatan mengidentifikasi daftar obat yang tidak lengkap dan masa peralihan perawatan sebagai titik paling sering terjadinya bahaya yang dapat dihindari, serta menempatkan rekonsiliasi obat yang terstruktur dan peninjauan berkala sebagai pengaman utamanya.
Referensi
- World Health Organization. Medication Without Harm: WHO Global Patient Safety Challenge.
- National Institute for Health and Care Excellence. Medicines optimisation. NICE guideline NG5.
- Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. Informasi penggunaan obat yang aman.