Latar belakang
Sebagian besar batuk menyertai infeksi saluran napas biasa dan mereda sendiri dalam beberapa minggu. Yang penting bukan batuknya semata, melainkan hal-hal yang menyertainya: sudah berapa lama, apa gejala penyertanya, dan apakah ada yang berubah. Ketiga pertanyaan itu biasanya yang pertama ditanyakan tenaga kesehatan, dan menyiapkan jawabannya membuat konsultasi lebih bermanfaat.
Poin utama
- Batuk memiliki banyak kemungkinan penyebab dan perlu dinilai dalam konteksnya.
- Durasi, gejala penyerta, dan perubahan dari waktu ke waktu sama-sama penting.
- Gejala yang mendesak memerlukan pertolongan medis segera, bukan sekadar ditunggu.
Hal yang perlu diperhatikan
- Batuk yang berlangsung lebih dari tiga minggu
- Batuk disertai darah
- Sesak napas saat istirahat atau saat aktivitas ringan
- Nyeri dada, atau demam yang berulang
- Berat badan turun tanpa sebab jelas atau berkeringat pada malam hari
Sekilas
Penerapan sehari-hari
Tanggal lebih berguna daripada perkiraan, dan membedakan batuk akut dari batuk berkepanjangan.
Demam, sesak, mengi, atau nyeri dada masing-masing mengarah ke kemungkinan berbeda.
Beberapa obat, termasuk sebagian obat tekanan darah, dapat menimbulkan batuk kering menetap.
Malam hari, aktivitas fisik, atau udara dingin adalah pola yang dikenali tenaga kesehatan.
Batuk berdarah atau sesak saat istirahat perlu diperiksa pada hari yang sama.
Ringkasan bukti
Panduan klinis membedakan batuk akut, yang umumnya menyertai infeksi yang sembuh sendiri, dari batuk kronis lebih dari delapan minggu, yang perlu ditelusuri kemungkinan penyebabnya seperti asma, refluks, post-nasal drip, efek obat, atau, lebih jarang, penyakit yang lebih serius.
Referensi
- National Institute for Health and Care Excellence. Cough (acute): antimicrobial prescribing. NICE guideline NG120.
- Global Initiative for Asthma. Global strategy for asthma management and prevention.
- World Health Organization. Panduan skrining dan deteksi dini tuberkulosis.